Mataram, FHISIP Unram –Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram berkolaborasi dengan L-Men menggelar talkshow bertajuk “The Power of Health Influence: Why Everyone Must Be a Health Communicator” pada Jum’at (31/10). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Yesaya Christian D. Sucipto, ST., MSc., DipSN., MCIM. selaku Brand Manager L-Men Indonesia, dan Rama Sukarta, The New L-Men of The Year 2025 yang juga merupakan sarjana Ilmu Komunikasi sekaligus jurnalis muda berpengalaman.

Talkshow yang diikuti lebih dari 120 mahasiswa Ilmu Komunikasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya peran anak muda khususnya mahasiswa di bidang komunikasi, dalam menyebarkan pesan-pesan kesehatan secara efektif kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Rama Sukarta berbagi pengalaman pribadinya dalam memanfaatkan media sosial dan dunia jurnalistik untuk mengedukasi publik tentang pentingnya hidup sehat.

“Menjadi komunikator yang sehat berarti menyebarkan informasi yang akurat, membangun semangat positif dan mencegah hoax yang menyesatkan. Tidak peduli kamu wartawan, guru, atlet, influencer atau pelajar, setiap orang punya peran. Maka dari itu pikiran kita perlu lensa yang tajam, upgrade pengetahuanmu supaya bisa membedakan fakta dan hoax informasi” ungkap Rama.

Sementara itu, Yesaya Christian memberikan materi berbagai mitos dan fakta seputar kesehatan serta menekankan tiga pilar hidup sehat yang dapat diadopsi mahasiswa untuk mulai membentuk gaya hidup sehat mereka.

“Tiga pilar hidup sehat yang bisa teman-teman terapkan untuk memulai gaya hidup sehat, yakni penuhi nutrisi yang cukup, seimbang dan beragam, selanjutnya istirahat yang cukup 8-10 jam sehari dan terakhir minimal 60 menit exercise (olahraga) perhari” ujar Yesaya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan praktisi profesional mengenai strategi komunikasi yang efektif dalam kampanye kesehatan. Melalui kolaborasi ini, Prodi Ilmu Komunikasi Unram berharap dapat mendorong mahasiswanya untuk berperan aktif dalam promosi kesehatan, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.